Skip to main content

pelatihan FGD, staf BBPLTK


Pada kesempatan ini Balai Besar Latihan Tenaga Kesehatan mengajak saya mengupas tentang FGD atau focused Group Discussion.
FGD ini akan digunakan sebagai sarana evaluasi program posbindu yang sudah berjalan. Kali ini saya berpartner dengan mbak Nindyah Rengganis dari ECCD RC.

Senang sekali kami bisa belajar bersama para staff dan tenaga kesehatan, dan semuanya antusias berproses. Sukses ya..

Comments

  1. makasih mbak Yani, sudah diajak berduet.. jadi belajar lagi tentang fasilitasi dan FGD

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Body mapping

salah satu cara memperjuangkan hak anak adalah dengan mengajarkan kepada anak untuk melindungi diri. kita tidak disisi anak selama 24 jam sehari, maka penting bagi anak untuk memahami cara untuk melindungi dirinya sendiri. body mapping merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengajak anak melindungi dirinya sendiri. salah satunya untuk melindungi dirinya dari potensi pelecehan seksual. cara ini selain seru, mengasyikkan, edukatif dan dapat digunakan untuk semua usia. tidak sebatas mengajarkan perlindungan diri pada anak, body mapping juga dapat digunakan untuk mempromosikan anti kekerasan bagi subjek dewasa. tertarik?? mari belajar melakukan body mapping!!  (foto diambil saat kegiatan Ladies Program untuk istri pejabat daerah Kab Maluku Utara)

Self Protection untuk anak, bersama Ibu Ibu Desa Kabupaten Bombana

Kita tidak bisa melindungi anak selama 24 jam sehari. Karenanya penting basgi kita untuk membekali anak dengan keterampilan untuk melindungi dirinya sendiri. Dalam Ladies Program bagi istri-istri Kepala Desa Kabupaten Bombana kali ini, saya memfasilitasi Ibu-Ibu Desa untuk belajar bersama tentang bagaimana mengajarkan perlindungan diri kepada anak. Semoga upaya ini bisa memberi arti bagi pemenuhan hak perlindungan anak di Kabupaten Bombana, semoga.

Parenting KB Amartya

Anak dan bermain adalah 2 hal yang tidak terpisahkan. Kenapa ya anak suka sekali bermain? Ya karena bermain adalah pekerjaan anak. anak memandang bermain adalah aktivitas serius, seserius kita memandang pekerjaan kita. karena itulah anak memerlukan waktu bermain yang cukup, disertai sarana yang mendukung. sarana tidak harus beli, tapi bisa menggunakan apa saja yang ada di sekitar. Pada sesi parenting di KB Amartya ini saya bersama orang tua membicarakan tentang apa itu bermain, bagaimana anak belajar dalam akivitas bermain iatu, dll.